Terapi Anak Terlambat Bicara Untuk Orang Tua di Rumah

Terapi Anak Terlambat Bicara

terapi anak terlambat bicaraBerbicara merupakan hal yang paling mendasar dalam hidup ini terlebih untuk berkomunikasi dengan orang lain, alangkah membingungkannya bila orang yang kita ajak berkomunikasi tidak dapat merespon setiap kalimat yang diungkapkan dan tidak memahami setiap kata yang terucap. Keterlambatan bicara adalah salah satu hambatan tumbuh kembang yang biasanya terjadi pada fase anak-anak, pada usia 0-2 tahun ini lah perkembangan kognitif anak berkembang dengan pesat sehingga pemberian stimulasi dalam semua bentuk seperti gerak, bahasa, dan suara akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak pada fase berikutnya. Lalu pada usia berapakan seorang anak dapat mulai berbicara?

Pertanyaan yang sering diberikan orang tua kepada psikolog tumbuh kembang anak, terapis, dokter, ataupun para ahli tumbuh kembang anak lainnya adalah “Berapa kata yang harus anak kuasai pada setiap tahunnya?” atau “Anak saya umur sekian tahun namun penguasaan kosa katanya masih minimal, normalkah?”, dilapangan lebih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan orang tua mengenai perkembangan bahasa anak. Tidak sedikit orang tua yang menganggap keterlambatan bicara yang dialami anaknya adalah hal yang wajar, kata-kata yang sering terlontar adalah “dulu juga saya telat bicaranya tapi tidak apa-apa, nanti juga kalau sudah waktunya bicara pasti bisa”, hal tersebut tidak 100% salah dan tidak 100% benar karena keterlambatan bicara yang dialami anak dipengaruhi oleh banyak hal. Terlebih pada zaman sekarang bumi telah terkontaminasi banyak racun seperti polusi dan mercury yang terdapat dalam berbagai jenis makanan dan obat-obatan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.

Pada usia 15 bulan biasanya anak sudah dapat mengucapkan 1-3 kata seperti mama, papa, dede. Sedangkan usia 18 bulan anak mampu mengucapkan 6-10 kata, usia 24 bulan anak mampu merangkai 2 kata menjadi kalimat, begitu seterusnya. Kosa kata anak akan semakin bertambah sejalan dengan bertambahnya usia mereka, namun bila anak pada batasan waktu tertentu belum mampu mengucapkan kata, sebagai orang tua kita mulai waspada bisa jadi anak kita mengalami keterlambatan bicara.

Penyebab anak menjadi terlambat bicara

Hal-hal yang menjadi factor penyebab keterlambatan bicara pada anak diantaranya adalah:

  1. Penggunaan 2 bahasa (bilingual). Meskipun hal ini tidak sepenuhnya menjadi penyebab keterlambatan bicara pada anak, namun faktanya anak-anak yang hidup dalam lingkungan yang menggunakan 2 bahasa akan mengalami keterlambatan dalam bicaranya karena perbendaharaan kata lebih sedikit dari seharusnya.
  2. Gangguan pendengaran. Sangat jelas bila anak mengalami gangguan pendengaran maka anak akan mengalami keterlambatan bicara karena tidak bisa mendengar suara yang ada disekitar secara jelas. Orang tua harus bergerak cepat bila mengetahui adanya gangguan pendengaran pada anak, mencari tahu penyebabnya seperti adanya infeksi, trauma, atau adanya kelainan genetic. Penggunaan alat bantu dengar sejak dini dapat mambantu anak menguasai lebih banyak kata.
  3. Adanya organ bicara yang abnormal. Organ bicara abnormal yang sering kita jumpai adalah lidah anak yang pendek, akan tetapi ada banyak kasus lain yang disebabkan organ bicara yang abnormal diantaranya adalah bibir sumbing, kelainan bentuk gigi dan rahang bawah, kelainan laring, dan deviasi septum nasi yang dapat mengakibatkan artikulasi huruf menjadi tidak jelas.
  4. Gangguan perkembangan. Anak yang mengalami gangguan perkembangan seperti autisme, retardasi mental, down syndrome, dll secara garis besar akan mengalami keterlambatan bicara.
  5. Pola asuh dan lingkungan. Factor utama yang paling mempengaruhi perkembangan terapi anak terlambat bicara secara global adalah pola asuh dan keadaan lingkungan dimana anak dibesarkan. Kurangnya stimulus yang diterima anak, lingkungan yang sepi, komunikasi yang terbatas yang diberikan orang tua karena sibuk bekerja, kekurangan gizi, dll dapat menyebabkan anak mengalami keterlambatan bicara.

Tindakan orang tua

Tindakan utama yang dapat dilakukan oleh orang tua yang awam akan penyebab terjadinya keterlambatan bicara pada anak adalah mendatangi dokter, psikolog tumbuh kembang anak, atau terapis untuk berkonsultasi atas keluhan-keluhan yang terjadi, para ahli akan menganalisa dan mengobservasi mencari tahu penyebabnya. Langkah utama yang dilakukan terapis adalah mengecek panca indera anak seperti kontak mata, respek suara atau kepekaan bunyi, dan melihat organ bicara apakah normal atau abnormal.

Langkah kedua adalah membawa anak ke klinik tumbuh kembang anak atau klinik terapi untuk mengoptimalkan kemampuan anak dalam penguasaan kata dan menambah perbendaharaan kata. Selain itu bila anak mengalami gangguan pendengaran, penggunaan alat bantu dengar sejak dini akan sangat membantu terapis dalam memberikan terapi wicara kepada anak. Carilah klinik terapi yang dapat bekerjasama dan tidak pelit ilmu untuk memberikan tindakan apa saja yang dapat dilakukan orang tua di rumah untuk menunjang perkembangan anak.

Langkah terakhir adalah jadilah terapis untuk anak terlambat bicara di rumah, memberikan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak, mengajak anak bermain di taman agar terlatih sosialisasi anak sehingga anak terpancing untuk lebih banyak mengucapkan kata, mengisi hari libur dengan berjalan-jalan seperti berkuda, berenang, bersepeda, dll agar anak mendapatkan lebih banyak lagi stimulasi dari luar khususnya orang tua.

Info Lainnya:
terapi wicara, obat anak terlambat bicara, cara terapi wicara di rumah, terapi bicara anak 2 tahun, terapi bicara, terapi bicara anak, cara terapi wicara anak di rumah, anak terlambat bicara apakah autis, terapi wicara di rumah, cara terapi wicara, terapi anak terlambat bicara, terapi untuk anak yang terlambat bicara, terapi wicara anak, terapi anak lambat bicara, terapi anak telat bicara, obat tradisional untuk anak telat bicara, Anak terlambat bicara, cara terapi bicara, terapi wicara anak 2 tahun, terapi bicara untuk anak